coffee_and_blogSaya ingin memberitahu sahabat (yg belum tahu) bahwa kandungan kafein dalam teh lebih besar daripada kopi. Kalau tidak percaya searching saja di mbah google. Dan jangan terlalu sering minum teh atau kopi karena kafein itu sifatnya membuat orang kecanduan dan kurang baik untuk kesehatan jika berlebihan.

Saya ingin mengajak sahabat untuk berbicara suatu yang efiesin dan efektif dalam membuat teh dan kopi. Efisien dalam artian sahabat dengan sedikit bubuk kopi atau teh menjadi minuman yang nikmat. Efektif dalam artian sahabat dapat mengambil sari pati teh dan kopi secara maksimal atau tidak mubadzir.

Mungkin sahabat sudah tahu tips ini, jika sudah tahu tips ini, sahabat bisa belajar kimia-nya (alasannya). Ayo sahabat belajar kimia lagi yuk..Yuuuuk..
Tipsnya sebagai berikut:

1. Siapkan cangkir atau gelas yang berwarna putih atau porselin di dalamnya karena putih memantulkan panas, sebaliknya warna gelap akan menyerap panas. Sehingga nantinya air panas akan efektif dan efisien dalam melarutkan bubuk kopi atau teh.
2. Siapkan air yang mendidih, bubuk kopi/teh dan gula.
3. Ambil bubuk kopinya secukupnya ke dalam cangkir porselin.
4. Tuangkan air panas ke dalam cangkir porselin yang sudah ada bubuk kopi atau tehnya. (ingat tahap penambahan gula belum).
5. Aduklah sebentar dan tutup gelas. Biarkan beberapa saat, beri kesempatan air panas itu untuk melarutkan si bubuk kopi atau tehnya.
6. Jika sudah (sesuai selera) tambahkan gula secukupnya atau sesuai selera.
7. Jadi dech…Siap menikmati..

Inti dari tips ini adalah penambahan gula “diakhirkan” bukan ditambahkan secara bersamaan dengan bubuk kopi. Bagian ini yang paling penting dalam pembahasan ini yaitu mengapa penambahan gula “diakhirkan”..Saatnya belajar KIMIA🙂 . Begini alasannya, ini merupakan sifat koligatif larutan. Jika larutan atau air ditambahkan suatu zat maka titik didihnya akan mengalami penurunan titik didih. Donk gak ya?🙂 . Contohnya gini, misal air mendidih suhunya 100 derajat celcius, jika ditambahkan gula (atau zat lain) maka suhu titik didihnya kurang dari 100 derajat celcius. Kalau gak percaya coba aja di dapur🙂. Kasus ini biasanya diterapkan dalam membuat kopi atau teh tersebut. Jika gula dicampurkan dalam kopi/teh secara bersamaan maka panas dari air itu akan menurun alhasil sari kopi/teh-nya gak begitu maksimal.

Sifat koligatif lainnya, salah satunya adalah penurunan titik beku (kebalikan dari yang di atas). Kasus ini diterapkan sama pak penjual es keliling. Supaya es tetap dingin dan tidak mencair maka termosnya atau wadahnya diberi es batu ditambah garam, mengapa gak gula? cos gula lebih mahal dari pada garam..hehehe. Bagian ini hanya untuk menambah pengetahuan saja..😀
Moga bermanfaat..

kopi-kali1

Leave a comment

Filed under Artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s